Cara Membuat Pupuk Organik dari Limbah Rumah Tangga dan Pertanian untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan
Keywords:
Pupuk Organik, POC, Limbah Pertanian, Limbah Rumah Tangga, Bahan OrganikAbstract
Limbah rumah tangga dan sisa pertanian sering kali berakhir di tempat sampah, dibakar, atau dibiarkan menumpuk tanpa pengelolaan yang tepat. Padahal, banyak bahan organik tersebut masih menyimpan karbon, nitrogen, serta berbagai unsur hara yang dapat kembali masuk ke dalam siklus tanah. Dengan pengolahan yang tepat, sisa sayuran, daun kering, jerami, kotoran ternak, hingga beberapa jenis limbah dapur dapat menjadi kompos dan pupuk organik yang membantu memperbaiki kondisi tanah sekaligus mengurangi volume sampah organik. Pengomposan bekerja melalui proses dekomposisi dan fermentasi yang melibatkan mikroorganisme pengurai untuk mengubah bahan organik kompleks menjadi material yang lebih stabil dan kaya bahan humus. [1], [2]
Pemanfaatan limbah organik juga menawarkan manfaat yang lebih luas bagi pertanian. Petani tidak hanya memperoleh sumber bahan organik lokal, tetapi juga dapat mengembalikan sebagian unsur hara ke lahan dan membantu memperbaiki struktur tanah yang mengalami penurunan kualitas. Penggunaan bahan organik secara konsisten dapat mendukung kondisi fisik, kimia, dan biologi tanah, terutama pada lahan yang menghadapi tekanan akibat penggunaan input pertanian secara terus-menerus. Karena itu, pengolahan limbah menjadi pupuk organik dapat menjadi salah satu langkah praktis untuk membangun sistem budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan. [1]
References
[1] Direktorat Jenderal Perkebunan, “Jenis-Jenis Metode Pembuatan Kompos.” [Online]. Available: https://ditjenbun.pertanian.go.id/jenis-jenis-metode-pembuatan-kompos/
[2] Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kota Pontianak, “Membuat Kompos dari Sampah Rumah Tangga.” [Online]. Available: https://dppp.pontianak.go.id/artikel/57-membuat-kompos-dari-sampah-rumah-tangga.html
[3] PUSTAKA BPPSDMP Kementerian Pertanian, “Info Teknologi: Pembuatan Pupuk Organik Padat.” [Online]. Available: https://pustaka.bppsdmp.pertanian.go.id/info-literasi/info-teknologi-mengenal-sistem-pertanian-organik-2
[4] Balai Besar Pelatihan Pertanian Kupang, “Membuat Pupuk Kompos Dari Sampah Rumah Tangga. Mudah Lho!” [Online]. Available: https://bbppkupang.bppsdmp.pertanian.go.id/blog/membuat-pupuk-kompos-dari-sampah-rumah-tangga-mudah-lho
[5] Institut Pertanian Bogor, Digitani, “Bagaimana Cara Membuat Pupuk dari Limbah Rumah Tangga yang Efektif?” [Online]. Available: https://digitani.ipb.ac.id/bagaimana-cara-membuat-pupuk-dari-limbah-rumah-tangga-yang-efektif/
[6] P3BMS Universitas Medan Area, “Proses Pembuatan Pupuk Organik Cair.” [Online]. Available: https://p3bms.uma.ac.id/proses-pembuatan-pupuk-organik-cair/
[7] Mitalom, “Cara Membuat Pupuk Cair Organik (POC) dan Padat Super.” [Online]. Available: https://mitalom.com/info-praktis/3522/cara-membuat-16-macam-pupuk-organik-sederhana-menggunakan-em4-dan-cara-aplikasinya/
[8] Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, “Petunjuk Teknis Kegiatan Pupuk Menuju Pertanian Organik Melalui UPPO.” [Online]. Available: https://psp.pertanian.go.id/storage/1423/Petunjuk-Teknis-Kegiatan-Pupuk-Menuju-Pertanian-Organik-Melalui-UPPO.pdf
[9] Kementerian Pertanian Republik Indonesia, “Keputusan Menteri Pertanian Nomor 261/KPTS/SR.310/M/4/2019 tentang Persyaratan Teknis Minimal Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah.” [Online]. Available: https://psp.pertanian.go.id/layanan-publik/keputusan-menteri-pertanian-nomor-261-kpts-sr-310-m-4-2019-tentang-persyaratan-teknis-minimal-pupuk-organik-pupuk-hayati-dan-pembenah-tanah
[10] “Harga Pokok Produksi Kompos Potensial Limbah Media Jamur.” [Online]. Available: https://jurnal.ugj.ac.id/index.php/JPA/article/view/3157/1606
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhamad Imam Ngasim (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


